Allah SWT telah menyebutkan kata “yatim” di dalam Al-Qur`an sebanyak 23 kali, baik dalam bentuk tunggal, jamak, dan dua (mutsanna). Jika merujuk kata-kata yatim dalam Al-Qur`an, kita akan mendapati bahwa penggunaan kata yatim menunjukkan kepada kemiskinan dan kepapaan.
Yatim digambarkan sebagai orang yang mengalami penganiayaan, perampasan harta, dan tidak memperoleh penghormatan serta pelayanan layak. Al-Qur`an secara tegas memerintahkan agar kita berbuat baik kepada anak yatim, sosok yang harus dikasihi, dipelihara, dan diperhatikan.
Last Updated on Wednesday, 22 July 2009 10:14
Read more...